Jumat, 13 September 2013

JUMAT BERKAH :D


Terdapat tiga onggok daging yang dapat berdiri tegak dengan bantuan tulang dan urat serta darah, ya sebut saja mereka adalah anak manusia yang sedang berdiri berusaha bangun pagi.
Tiga anak gadis ini memulai “Jumat Berkah” mereka saat melaju dengan santai menuju sebuah universitas negeri yang ada di dalam negeri pempek nan jauh disana, ketiga anak ini mulai berjalan saat jarum jam menunjukkan pukul 08:00 WIB dan seharus nya mereka sudah berada di kelas saat itu, tapi karena sangat santai, akhirnya sepuluh menit kemudian mereka sampai dan mengetahui dosen telah mulai berkoar-koar di dalam kelas.
Dengan wajah tanpa dosa tiga onggok dging ini masuk kelas dengan santai dan mengembangkan senyum pada sanhg dosen, dan disini lah “Jumat Berkah” mereka dimulai.
Tiga anak gadis berwujud manusia ini mempunyai nama, sebut saja, yuyun,riri dan siapa lg kalau bukan saya sendiri, kami menyusuri mata kuliah pagi itu dengan sedikit mengantuk.
Disaat kedua teman yang tepat berada disamping saya berusaha focus dan sok serius memperhatikan sang dosen, mata ini yang jelalatan berpetualang menerjang rasa kantuk dengan memandangi seisi kelas, mula-mula mata ku berputar antusias dan seakan menginjak rem dengan reflex. Mata ini tertuju pada sebuah kursi, tepat nya dibawah kursi, ada apa disana?? Itu lah jumat berkahku, aku melihat selembar uang Rp.50.000,- yang digulung bersama uang Rp.2.000-an.
Sesaat terbesit pikiran ingin mengambilnya, karena masih pagi, aku berusaha menerjang rasa semangat juang tuan krabs itu, lalu aku memanggil yuyun.
 
“Yun, panggilke mb’ itu tolong?”
“ngapo ma?”
“itu nah duet nyo jatoh”
Sesaat yuyun menatap mata ku penuh antusias, dan sepertinya tuan krabs merasuki nya juga, tapi karena kami adalah anak yang baik dan tidak sombong, jadi kami memanggil mb’ yang duduk disana.
“mb…”
Si mbak pun menoleh dengan penuh tanda Tanya.
“ngapo dek?”
“itu mbak, duet nyo jatoh di bawah kursi”
Iyap, uang pun akhir nya kembali pada pemilik asli nya, begitu baik nya kami pagi itu..
Setelah hampir satu setengah jam mendengarkan dongeng dari dosen, kami berencana makan di sebuah tempat yang biasa di sebut kantin. Kantin itu menyediakan bermacam-macam jenis makanan, kantin PAP, terkenal karena sesuai kantong mahasiswa.
Kami duduk di tempat biasa kami nongkrong (gaya nyo be, padahal jarang-jarang nk nongkrong).Lanjut riri mengeluarkan uang yang tersisa didalam dompet..
“selembar, duo lembar, tigo lembar, empat lembar, tambah limo ratos”
Aku mengeluarkan dua lembar uang + delapan ratos rupiah
Ayuni alias yuyun mengeluarkan uang dua lembar + duo ratos perak hhhahah
Lanjut.. “jadi duet kito ni Cuma duo poloh Sembilan ribu , nak makan apo kito?” aku bertanya
“gado-gado, nasi ayam sop, nah minum kan Sembilan ribu cukup be tigo” kato riri tu kan..
Sesudah memesan makanan yang akan kami lahap, kami mulai ngerumpi, tapi tiba-tiba ayuni berbisik…
“oi ado duet wong jatoh , “
“mano?mano?” aku sm riri ngeliat ke wong didepan kami,
“nah tigo poloh ribu pulo, laju beli bakso kito” kato aku
“nah ambek lah ma” kato ayuni yang matonyo mulai ijok
“lajulaah lajulah” riri pulo ndukung  nian
Aku pun berpindah tempat duduk tepat di belakang sesosok lelaki yang kurus dan menjatuhkan uang nya itu.
“sreeeeeeetttt,” kaki aku mulai beraksi
“breeeett”ku tarek duet tadi tepat di bawah meja kami, lajuuu ayuni nutupi duet itu riri ngambek nyo dak lupo kami langkahi 3x kareno biar jd hak milik (jgn ditiru e gawean kami ni? Ini jumat berkah buat kami)
“agek itu duet cowok ini oi?”
“aii, jingoklah agek, kito pesen bakso dulu”
Riri pun memesan bakso, karena uang yang kami temukan telah dibelikan semangkuk bakso enak nan pedas, jadi tidak mungkin uang itu kembali lagi. Masih tersisa dua puluh ribu.
“ambeklah duo poloh ribu itu ma?” kato riri ni kan
“agek ri, agek njela punyo wong ini dio nyari duet nyo, dak lemak kan” kato aku sok baek tadi
“naah iyo jugo, kalo dio dak nyari duet nyo agek baru kito ambek” kato ayuni
Tak lama, kami makan sambil ngerumpi again, setelah perut begah bakso masih setengah, dan segelintir ketawa-ketiwi mengiringi kami makan, orang yang tepat didepan kami pun membayar makanan, riri berbisik member kode kepada kami, dalam hitungan ketiga cowok didepan kami bergumam hahhaha
“Mano duet aku eeh?”
“nah kemano? Kalu jatoh dak?” sahut kawannyo
“nah mano lah ye,,, kalo dak duo poloh , tigo poloh tadi duet aku tuh,” beberapa detik kemudian
“nah ketemu, duo poloh…”
“ehh perasaan aku ado sepoloh lagi,MANO LAH YE? LIAT DAK? OH DAK LIAT EH, YO SUDAH” (kata-kata yang dicapslock dibaca dengan toak ) hhhahah
Lah jauh budak tadi tuh ye, kami ketawo lepas  bisik-bisik tadi buyar jadi ketawo yang tebahak-bahak oleh ulah kami betigo tadi, tapi dak lamo kami duduk di sano kami nak langsung bayar be minum sm nasi tadi dari pada wong tadi balek lagi hhahah.
Setelah selesai makan dan tertawa dengan lepas, kami memriksa hpmasing-masing saat itu seorang sohib menelpon .
“Dimano kamu?’
“kami di PAP di, ngapo?”
“aku nak nraktir kamu, sesuai janji aku, kamu ngapoi di PAP?’
“abes makan nah”
“nah awak aku nak nrakter kamu di PH”
“nah laju di laju payo makan di PH”
Dak lamo aku manggil ayuni sm riri.
“Ri, yun, payo ke diplokom, aldi nk nrakter PH , laju JUMAT BERKAH nian ini”
Ya… lanjut kami menuju PH , kalo dak tau PH yo PIZZAHUT nah a idem -____-..
Kmi makan dengan lahap , puas dan sampai perut begah hamper pecah, hhahhaa, Riri dk napsu nian makan karena eh karena Riri galau tidak jadi jalan bersama sang pacar .. sorry nian ri e, gara-gara makan samo kami laju dak jd jalan…
Nah e, sudah makan kami kekenyangan, carol ah, duduk-duduk dulu benter , poto-poto jugo lah untuk ngancak ke wong agek.. wkwkwkwk, barulah kami pulang dengan keadaan perut yang hamper meledak dan mata yang sangat mengantuk…. Itulah hasil JUMAT BERKAH KAMI, MAKAN GRATISS ALA TRIO ONGGOK DAGING MANUSIA… hhahahah see you guys.. kalo ado pengalaman yang penuh berkah lagi agek aku kabari, oke??? :p 

Senin, 27 Mei 2013

ketika...

Ketika kita menyukai seseorang karena allah,maka jadikan rasa suka itu sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik, menjadi lebih semangat dalam menjalani kehidupan.
Ketika kita sibuk dengan urusan duniawi, jangan pernah melupakan allah di dalam kehidupan kita..
Ketikakita mencoba menjadi lebih baik, mungkin akan ada hambatan, namun kita harus selalu berusaha..
Ketika kita mencapai titik akhir krsabaran, kita harus berusaha lebih sabar dalam hidupkita, sehingga kita benar-benar bisa menang dari perasaan marah..
Ketika kita mengabaikan nasehat apa yang datang padamu, kau akan menyesal saat nasehat itu telah kau abaikan begitu saja... :)

Rabu, 22 Mei 2013

C I N T A

hai para readers yang gak terlihat, sama kayak yang nulis gak keliatan nih siapa orang nya hahha..
kali ini gue mau nulis tentang C I N T A.. why? because something in this world bring me to talk about it..
someone who can tell me what about waiting, smile , cry, laugh, and missing something...

Cinta itu adalah sebuah kata yang sederhana, mempunyai banyak makna, dan sulit untuk diucapkan dengan kata-kata.. sebuah arti yang manis dan pahit mewakili kata itu...
Cinta itu sederhana, sesederhana aku bertemu dengan mu tanpa isyarat apapun, tanpa mengharap apapun, tanpa tahu kapan datang nya, tanpa tahu berapa lama waktu berjalan, tanpa tau kapan perbincangan selesai, tanpa tau akan kemana setelah ini.
Cinta itu membawa pada kebahagiaan, tetapi kadang membawa duka..
seseorang berkatab padaku, bahwa cinta itu hanya manis di awal dan pahit di akhir, jika kita tidak menemukan pribadi yang bisa membuat kita sempurna, smua itu hanya waktu yang menjawab..
Terkadang, seseorang kita cari ada di depan mata, tapi kita terlalu terpaku pada orang yang kita incar saat itu,Terkadang seseorang yang mengerti kita ada di depan mata, masuk ke dalam kehidupan kita, tetapi kita terpaku pada seseorang yang kita sukai pertama kali, ya, kita sering kali terpaku pada org pertama, sehingga orang kedua, ketiga dan yang lainnya yang datang dan mengerti dengan keadaan kita, kita abaikan begitu saja..

Itulah cinta, ketika kamu membuka hatimu dengan kebahagiaan, maka cinta akan datang membawa kebahagiaan penuh kasih sayang.. kamu akan tau betapa indah nya cinta jika kekurangan masing-masing bisa saling menutupi...
-emma widiya-

Rabu, 12 Desember 2012

Happy Twelve day :)

hai.. hari ini tanggalnya cantik ya??
banyak orang yang jadian, banyak yang nikah, banyak juga yang lahiran, tapi kira-kira banyak gak yah yang putus??? hahaha :D

eh iya, ngomong-ngomong, nih gue mau curhat dikit..
hmm.. gue lagi seneng lho, dapet surprise dari bokap yang dateng ke kosan gue nih :D
duuhh seneng banget ;;)
ehm.. btw and the busway nihh..
ini kebetulan banget lho..
tadi pagi gue nonton ramalan zodizc gue, LIBRA , bunyinya "Kamu harus mendengarkan masukan dari orang di sekeliling kamu.." nah baru aja nih gue denger waktu sore nya, temen gue bilang, Kelakuan lo itu kayak anak kecil padahal lo udah gede, gmana cowok mau suka sama lo? -__-..
gimana ya? tapi inilah sifat gue? mau gue ubah? buat apa gue ngubah sifat gue?
toh gue juga mau nya orang itu nerima gue apa ada nya, bukan ada apa nya..
ini juga kalo ada yang beneran suka sama gue, bukan sebagai pelampiasan ataupun karna gak ada cewek lain -___- *miris banget*

oke, gue juga gak suka banget sama cowok manja, ughh!!! gak banget deh sama cowok manja !!!
ehm.. nih buat temen gue yang ngasih masukan tadi, makasih banget yaahh :)
gue mau open minded dlu..
nah ada lagi yang ngasi masukan ke gue, jangan terlalu baik sama orang..
tapi gak bisa, inilah gue, gue baik karena gue orang nya gak tegaan :)
jadi tergantung orng itu menyikapi kbaikan gue :)

oke guys.. cukup tau aja yah??
gue juga cukup dsini aja ;;)

Senin, 26 November 2012

demi sahabatku :)


Mungkin aku akan merasa bahagia jika sahabat ku bahagia,
Tapi aku tak tahu, apa ini sama atau berbeda, kesedihan yang kurasa, bisakah ku ganti dengan senyuman??
Sebuah rasa cinta bisakah kuganti dengan rasa biasa saja?
Sebuah pertemuan yang tak disengaja, bisakah ku jadikan Musnah begitu saja?
Sebuah pandangan pertama yang membuatku bahagia. Bisakah ku jadikan sebuah pengalaman?
Andai aku bisa memutar waktu, aku tak ingin bertemu dengan nya, yang membuatku bingung dengan semua ini, membuatku bimbang akan semua perasaan yang sedang kurasakan.. J
Ku jelajahi sang waktu dengan cara ku, ku tinggalkan semua ego-ku ..
Hanya demi kau sahabatku.. J

Matahari menyambut pagi ku dengan senyuman, para burung menyapa ku dengan nyanyian merdu nya, pelan-pelan ku hirup udara segar dari pohon cemara yang ada di depan rumahku. Pohon-pohon itu pun tak berhenti memasakkan oksigen untukku, dan sebagai ganti nya, aku memberikan mereka nutrisi yang khusus, agar mereka merasa nyaman berada di taman ku .
Kulihat para pemuda dan pemudi melakukan kegiatan mereka, yaitu jogging pagi, beberapa orang tua pun ikut berlari-lari kecil guna menyehatkan tubuh mereka. Aku membalikkan tubuhku, dan bergegas menuju kalender yang ada di sebelah frame photo ku.
“Sembilan maret, hari ini ada janji sama Keyla buat jalan-jalan ke taman “ gumam ku
Aku bergegas menuju kamar mandi, dan membersihkan tubuhku dari ebu-debu yang menempel. Setelah mengeringkan rambut, aku mulai berdiri didepan lemari memilih dan memilah pakaian, mix and match blues dengan jeans biru , serta memakai cats biru, lalu aku berdiri didepan kaca, merapikan rambutku, menguncir nya menjadi satu, memakai make-up sewajar nya, dan tak lupa menarik tas tanganku juga handphone yang sudah bertengger di depan lemari.
Ku tekan beberapa tombol dan segera ku telepon Keyla.
“hallo key, jadi kan pagi ini kita ke taman?” Tanya ku dengan nada ramah
“taman? Hari ini? Benter deh Shil, gue liat kalender dulu” jawab Keyla dengan suara berat
“Key, jangan bilang kamu lupa lagi?” Tanya ku
“Ups… sorry Shilla, gue lupa lagi !!!!” teriak Keyla
“yah Keyla, gimana sih ? kan kita uah sepakat?”
“Iya Shil, Lo tunggu gue ditaman, ntar 10 menit lagi gue kesana” Kata Keyla mayakinkan
“Oke, aku tunggu kamu di taman, buruan ya?” Jawabku, lalu menutup telepon.

Aku mengemudikan mobilku  menuju taman kota, ternyata disana sudah ramai, tak heran jika taman ini ramai, karena hari ini adalah hari sabtu, weekend nya anak muda juga orang tua. Terlihat danau yang baru dibuat di sudut  taman, aku mendekati danau itu. Sebuah perahu kecil sedang mengintari danau tersebut, dari kejauhan aku melihat nya, saat ia menoleh, aku merasakan hal yang aneh. Dia menatapku dan tersenyum padaku.
“Apa dia senyum untukku?” gumamku dalam hati
Aku melihat kesekeliling, tapi benar-benar kosong, tak ada seorangpun selain kami berdua, ia datang dan mendekatiku, membuatku gugup saat itu.
“Hai?? Apa Lo mau naik perahu ini? Danau nya bagus lho” ucap nya
“hah?? i..iya” betapa bodoh nya aku menjawab dengan gugup dan muka datar.
“ok, selamat berkeliling danau” dia meninggalkan ku, sebelum aku mengetahui nama nya, tapi aku benar-benar membisu, tak tahu ingin berkata apa .
“Tuhan, apa ini yang nama nya FIRST SIGHT?” Tanyaku dalam hati
Tapi, tiba-tiba semua angan-anagn ku hilang, karena sebuah suara memngagetkan ku.
“SHILAAAAAA!!!!!!” Teriak Keyla
“apa-an sih key? Gak pake teriak berapa?” kataku sewot
“Lo tuh ngelamun aja, gak tau apa gue udah manggil lo dari tadi?” omel Keyla sambil manyun
“Iya-iya maaf key, aku gak denger, abis danau nya cantik banget” jawabku.
Aku dan Keyla pun mengabiskan Weekend kami berdua, dengan menjelajahi taman kota dan super market terekat.
Aku dan keyla adalah sahabat, dari kelas 1 SMA, kini kami telah beranjak ke kelas 3 SMA, walaupun kami dari SMP yang berbeda dan dari kota yang berbeda, aku dan keyla bisa bersahabat dan kompak.
Keyla lebih teledor dari pada aku, hahaha, persahabatan kami begitu kocak, seperti SPONGEBOB dan PATRICK yang selalu ada dalam keadaan apapun.
Setiap hari, kami isi dengan sebuah cerita yang seru, tak lupa tentang curhatan kami jika sedang sedih ataupun sedang jatuh cinta. “ups, aku lupa bercerita pada keyla tentang cowok di danau tadi”
Aku pun bergegas menyambar handphone ku dan menelpon keyla.
“Hallo Shil, kenapa?” sapa keyla di sebrang sana
“Key, aku mau cerita nih, tadi waktu di danau, aku ketemu cowok keren abis, tapi, kayak nya aku langsung suka gitu, soal nya tadi aku sempat gugup waktu deket dia” celotehku panjang lebar
“Wah kayak nya itu FALL IN LOVE AT THE FIRST SIGHT  deh Shil” kata Keyla
“Benern Key?” tanyaku
“Iya beneran Shil” kata Keyla meyakinkan
“Ya ampun Key, aku seneng bnget kalo bisa ketemu dia lagi” guamam ku
“Yah, semoga lo bisa ketemu lagi, dan lo harus kenalin dia ke gue!!” paksa Keyla
“Ihh, apa-an sih lo key, tau nama nya aja nggak “ kataku lemas
“yah, lo sih suka grogian gitu”
“Eh, kali ini beda key”
“iya gue tau first sight kan?” ejek keyla
“ih keyla, awas aja kamu ya” kataku sembari menutup telepon.
***
Hari Rabu ini ada pertandingan basket di SMA ku, kami mengundang SMA lain untuk melakukan pertandingan persahabatan. Aku adalah anggota KARYA ILMIAH di sekolah, jadi aku harus menyiapkan laporan tentangb pertandingan, sedangkan Keyla bersiap-siap berlatih, karena keyla adalah anggota CHEERLEADER.
Pertandinganpun dimulai, aku memperhatikan dnegan seksama, kutulis nama-nama pemain tim basket itu, dan tak lupa ku foto mereka satu per-satu.
Aku kaget saat tau orang yang bertemu denganku didanau itu adalah anak SMA Berlian, yang akan bertanding dengan SMA Ku hari ini.
Pertandingan dimulai, aku harus focus pada pertandingan, tapi mataku masih saja melirik orang itu, dia benar-benar mengganggu konsenku, tapi aku sangat senang bisa melihat nya lagi.
Saat au ingin mewawancarai para pemain, aku melihat orang itu, ku Tanya pada salah satu pemain
“ehh boleh Tanya gak?” Tanya ku
“Tanya apa?”
“cowok itu siapa ya?”
“ohh dia itu Rizky Pratama, Ketua tim basket kita” jawab nya.
“oh iya, makasih ya” kataku emninggalkan orang yang kutanya tadi.
Niatku adalah mewawancarai Rizky, tapi aku melihat Rizky sedang emndekat kearah Keyla, dan benar, Rizky mendekati Keyla.
Aku mengurungkan  niatku untuk mewawancarai nya, aku malu kalau Keyla akan ceplas-ceplos. Walaupun Keyla tak tau bahwa Rizky itu first sight ku.
Ku lihat Keyla dan Rizky sangat akrab dalam waktu sekejap,apa mereka adalah teman sebelum nya?? Aku hanya bertanya pada batin ku.
***
Hari ini kami  para siswa siswi diharuskan datang ke Gedung olahraga  untuk menonton dan memberikan support kepada para pemain basket.  Walaupun hari ni adalah hari minggu, ternyata banyak para siswa dan siswi yang rela hari libur nya disita untuk mensupport para pemain basket.

Pertandingan semakin seru, sudah 2 minggu pertandingan spersahabatan diadakan dan hari ini adalah final nya, keyla dan aku tak sempat untuk berbagi cerita, keyla sibuk berlatih cheerleaders. Sedangkan aku sibuk membuat laporan untuk dikumpul ke editor Karya ilmiah remaja.
Pertandinganpun selesai, aku telah mengirimkan sms ke keyla, untuk bertemu di taman belakang gedung, aku ingin bercerita panjang lebar dengan nya.

Aku menyusuri tangga , dan menuju taman belakang. Kulihat Keyla sudah ada di sana, tapi, saat aku ingin mendekat dan memanggil nya, seseorang datang menemui Keyla.
“Keyla?? Rizky??” Tanya ku dalam hati
Aku begitu penasaran dengan obrolan mereka, aku mencoba mendekat dan bersembunyi di balik pohon, dan suara mereka pun terdengar sangat jelas.
“ehm, key, lo lagi ngapain disini?” Tanya Rizky
“Gue lagi nunggu sahabat gue, Shilla”
“oh, orang nya belum dating ya?”
“iya ky, gue gak tau nih dia dimana”
“kalo gitu, gue temenin ya nunggu nya?”
“ehm.. boleh”
“Keyla, gue boleh jujur?”
“boleh lah” kata keyla menatap risky serius
“Gue suka sama lo key, waktu pertama ketemu sama lo” Ungkap Rizky
“apa?!?!?! Rizky nembak Keyla?” aku tertegun, hati ku terasa sakit, dad ku sesak, dan aku hanya bisa terdiam di balik pohon itu sambil menunggu jawaban Keyla.
“Rizky, Lo serius?” Tanya Keyla
“Iya key, gue serius”
“ehmm.. sebenernya gue juga suka sama lo Rizky.”
Petir menyambar langit-langit, hujan pun turun secara perlahan, tak lama air mataku larut dalam hujan yang sangat deras dan aku ikut menyaksikan Rizky yang melindungI Keyla dengan jaket nya.
Aku ingin sekali menemui mereka, tapi hatiku terlalu sakit, aku tahu azku bukan siapa-siapa Rizky, Aku tahu, aku tak berhak cemburu dengan sahabatku itu, Keyla gak tau apa-apa. Ini bukan salah Keyla ataupun Rizky, ini hanyalah urusan waktu yang seharusnya ku putar.
Aku berharap bisa memutar waktu kembali dan tidak bertemu dengan Rizky. Ku biarkan mereka bahagia, aku hanya bisa memulihkan lukaku walau luka ini tercoreng oleh sahabatku.
Demi sahabatku, aku harus merelakan perasaanku tertutupi tanpa ia mengetahui nya.
Ku biarkan kisahku ini menjadi rahasia ku, tanpa ada yang tau, termasuk SAHABATKU J
THE END J

patutkah aku melihat :)


PATUTKAH AKU MELIHAT?
Pagi yang terasa sejuk itu, membuatku terbangu. Perlahan aku mengambil tongkat ku, aku meraba di sekitar meja belajar dan akhir nya aku temukan MP3 yang ku putar memlalui speker, pagi itu, aku di temani oleh Celine Dion dengan senandung nya – To Love You More. Aku mengikuti alunan lagu itu, aku menari kesana dan kemari, mungkin sudah 4 menit aku bersenandung, akhir nya aku pun mempersiapkan diri untuk jalan-jalan, seperti biasa nya aku akan berkelana kemana kaki ku melangkah, walaupun mataku tak dapat melihat nya.

Setelah siap, aku meminta bantuan pembantuku untuk mengikatkan tali sepatu ku, aku pun siap pergi menuju taman kota, dikerumunan banyak orang aku berusaha meluruskan jalan ku, walau banyak orang yang menabrakku semau mereka, aku tetap bertahan menahan rasa sakit.
tapi, tiba-tiba seseorang yang mungkin badan nya tinggi dan besar menabrakku, aku tak kuat menahan tubuh ku, akupun jatuh, dan aku panik…!! Aku kehilangan tongkat ku.. aku mencari tongkatku, meraba jalanan ramai, tanganku sempat terinjak oleh orang- orang yang lewat di jalan raya menuju taman.
Aku gugup, tegang, kembali terbesit kejadian saat ada seseorang memukulku dengan kayu besar dari belakang, menghantam kedua mata ku, orang-orang itu adalah orang suruhan ibu tiri ku. Sejak saat itu, aku Divonis BUTA, aku tidak bias melihat apapu, semua kulakukan dengan bantuan sebuah tongkat yang selalu ada untukku.
Aku terbangun dari lamunanku, saat ada seseorang membantuku berdiri..
“makasih” kataku, aku menundukkan kepalaku.
“sama-sama” jawab nya singkat, aku merasa ia melihatku, aku pun mendongakkan kepala ku, dan aku berpura-pura melihatnya, walaupun sebenarnya pandangan ku gelap.
“kamu gak apa-apa?” Tanya cowok itu,
“iya, aku gak apa-apa kok” jawabku santai, aku meningglkan cowok itu, berusaha berjalan seperti orang normal,.
“tunggu” seseorang menarik tanganku.
“kenapa?” Tanya ku heran.
Aku merasa orang dihadapanku ini melambaikan tangan nya, aku sadar, dan cepat mengambil tindakan, akupun melambaikan tanganku dan menepis tangan nya.
“kenapa? Anda siapa?” Tanya ku cuek.
“Aku Adit, kamu?”
“Aku Regina, panggil aja Gina.”
“ngomong-ngomong, kamu..”
“Akuburu-buru, permisi” kataku langsung meninggalkan cowok itu.
aku bergegas, meraba apa yang ada di sekeliling ku, dan untung nya aku membawa handphoneku, langsung saja ku tekan nomor 3 yang tertuju pada nomer telepon rumahku, aku meminta supir untuk menjemputku.

***
Hari ini aku pergi ke Rumah sakit, disana aku menemui dokter Sari yang selalu membantuku untuk check up mata dan donor mata, Aku tak begitu berharap akan mendapatkan mata itu, tapi jika tuhan memberikan ku sebuah mata yang indah seperti dulu, aku akan berjanji untuk menjaga nya.
Selesai check up, aku berjalan mengikuti arah angin yang akan mebawaku. Tapi ditengah-tengah perjalanan ku, seseorang menarik tanganku.
“donor kornea mata, jumlah pendonor, dua orang, status kornea, masih di periksa” gumam seseorang,
aku kaget, “ balikin kertas itu” Bentakku.
“maaf, tapi, tadi ini jatuh dari genggaman kamu” gumam orang itu.
“udah sini kembaliin!!!” bentakku
“ok, santai Gina, aku Cuma mau nolongin plus bantuin kamu kok”
“Adit? Ngapain kamu disini? Kamu ngikutin aku?”Tanya ku heran.
“gak, kebetulan aja kita ketemu di taman ini.”
“aku buru-buru, tapi maaf, aku gak butuh bantuan kamu, makasih!!” aku meninggalkan Adit yang mungkin masih memandangku dengan pandangan heran.
***
Hari-hari ku mulai kacau, kenapa aku harus bertemu Adit, ia mulai sok kenal, dan aku terpaksa pulang cepat karena aku tak ingin dianggap lemah oleh nya, setiap berjalan, ia mencoba menuntun ku, aku tak mau terlihat lemah didepan orang – orang seperti Adit yang memandang remeh orang lain. Aku berusa pergi ke tempat sepi yaitu danau.
Disana aku menyendiri duduk di bebatuan pinggir danau. Aku melamun terhanyut dengan kisah masa lalu ku yang begitu meyedihkan, ibu dan ayah bercerai, 2 tahun setelah itu, ibu mennggal, ayah dan ibu tiri ku pun ingin tinggal di rumah warisan ibu, tapi tak bisa, ibu memberikan rumah itu pada ku, akhirnya, ibu tiriku berusaha membunuhku agar warisan itu jatuh ketangan nya, tapi tuhan berkata lain, aku sekarang buta, tapi aku tak akan lemah, karena aku yakin bisa menghadapi dunia ini sendirian.
“TUHAN, PATUTKAH AKU MELIHAT DUNIA MU LAGI?” Tanya ku dalam hati, aku ingin ekali melihat dunia seperti dulu, tapi, hanya tuhan yang tahu, apa aku pantas melihat dunia ini lagi?
Lamunan ku buyar ketika seseorang dating memegang tangan ku, “siapa kamu?” aku menjauh dari orang itu.” “ini aku,”
“Adit? Kamu lagi..!! aku lagi gak ada waaktu , aku pergi dulu” aku berusaha bangkit dan pergi meninggalkan Adit,
“orang ini tak ku kenal, tapi mengapa ia sangat peduli pada ku? Kenapa dia begitu antusias membantuku?” aku bingung sendiri oleh pertanyaan itu, terdengar suara mobil menderu-deru, itu berarti aku sudah dekat dengan jalan raya,
“Gina, aku.. aku Cuma mau bantu kamu,” triak Adit
“Sorry, Dit aku gak perlu bantuan siapapun, aku bisa.” Aku berjalan dengan cepat, sampai terdengar decitan rem mobil berbunyi, aku sempat merasa di dorong, dan aku memang terjatuh, terdengar suara yang ramai, aku meraih tongkatku dan mendekat ke suara itu.
“Kenapa? Ada apa ini,? Aku bertriak histeris” seseorang memegang pundakku, “nak, nama kamu Gina?” Tanya seorang ibu.”iya bu, saya Gina” Aku pun dipaksa berlutut dan tanganku dipeganga oleh sesseorang.
“Gin, sebener nya aku mau nolongin kamu, karena aku inget almarhum adik ku yang udah meninggal 2 tahun yang lalu, tapi, kalo kamu gak mau aku bantuin gak apa, Cuma, aku harap kamu terima donor mata dari aku.” Mendengar kata-kata itu, aku tak kuasa menahan air mata.
“Maafin aku dit, aku bener-bener gak tau, kamu jangan tinggalin aku ya?” bisikku.
“AMBULANCE DATANG!!!” Triak seseorang.
“Cepat bawa anak ini kerumah sakit..!!” aku ikut ke rumah sakit, dan menunggu hasil dari dokter, aku begitu ketakutan, sama seperti aku takut kehilangan ibuku dulu.
“Tuhan, kau harap kau menyembuhkan Adit, Aku lebih baik buta dari pada kehilangan seseorang yang menyayangiku” aku berdoa dalam hati ku, dan Tuhan langsung menjawab doa ku, Dokter keluar dan memanggil nama ku, aku dituntun masuk keruaang UGD. Betapa bahagia nya aku saat mendengar Adit hanya perlu istirahat untuk memulihkan tenaga nya dan menyembuhkan jahitan operasi nya.
Adit sudah sembuh, ia bersemangat seperti dulu, ia menjemputku dan membawaku ke Danau, kami berdua duduk di pinggir danau, lalu, Adit membisikkan ssesuatu pada ku,
“Gina, maaf, aku gak bisa kasih kamu mata, tapi aku janji, aku akan kasih kamu sebuah CINTA”
Aku terdiam tak lama , aku mengembangkan senyumku, “WALAUPUN AKU TAK BISA MELIHAT DUNIA KEMBALI, TAPI AKU BISA MENDAPAT CINT A YANG TULUS KEMBALI SEPERTI DULU”
THE END.

salah alur :)


SALAH ALUR
Ari sedang bersiap-siap menuju meja belajar nya, seperti biasa, ia membuka e-mail yang selalu berisi pesan-pesan dari seorang kenalan nya, dengan memakai User name PrincessMooi09, mereka selalu chating saat malam tiba, rasa nya Ari tak sabar lagi ingin bertemu orang ini, malam ini pun Ari ingin mengajak ketemuan, dan malam itu juga diputuskan, mereka bertemu besok pagi di taman kota.
Seperti biasa, Ari menyemprotkan minyak wangi hamper 100 liter kalau ia ingin keluar rumah. Bau nya sangat menyengat, begitu menusuk ke dalam hidung.
“Bik, Gue mau cabut dulu, jadi, bik minah kerja yang rajin ya?” Kata Ari memberikan uang belanja hari ini.
“Baik Tuan, laksanakan.” Kata saang pembantu.
Ari mengeluarkan mobil nya dari bagasi, dan mestater nya, lalu ia mengemudikan nya denga santai, tidak seperti biasa nya, ia ngebut-ngebutan di jalan, tapi kali ini, dia begitu santai, ia bersenandung di dalam mobil nya, tak lupa berkaca dan membenahi rambut nya.
“ok, gue udah kelihatan ganteng nih, saat nya gue beli bunga, dan ketemu sama princess gue” gumam Ari sambil menuju pejual bunga yang ada di dekat taman.
“bang, gue beli bunga nya satu bucket mawar merah” kata Ari
“semua nya 45 ribu tuan” kata sang penjual menyodorkan seikat bunga mawar merah.
“ok, makasih bang” Ari pun memulai pencarian nya.
“Baju ungu, jeans Hitam, rambut panjang lurus” gumam Ari sambil melirik sana sini.
“Nah, ketemu!!!” kata Ari kegirangan.
Aripun mendekati dua orang cewek yangs edang bersama dengan pakaian yang sama, Baju ungu, jeans Hitam dan Rambut lurus.
“Pagi PrincessMooi09?” sapa Ari
Kedua cewek itu pun menoleh bersamaan, menatap ke arah Ari yang sedang cengengesan.
“? Ari?” Tanya Kedua cewek itu
“iya, ehm, ngomong-ngomong siapa nama kalian?” Tanya Ari
“Gue, Jenny dan ini temen gue, Tania, dial ah PrincessMooi09 itu” kata Jenny memperkenalkan diri.
“Jen? Kok?”
“iya, jadi Tania ini ngajakin gue pake kostum yang sama” jelas Jenny
“oh, ok.ok, gue boleh ambil minuman bentar?’ tanat Ari
“boleh kok” jawab Jenny
Aripun membeli minuman untuk mereka.
“Jen, apa-apaan sih lo? Gila lo ya? Kalo Raymon tau gue ntar jalan ama cowok lain, bakal berakhir hubungan gue ama dia , Jen…” kata Tania Panik
“Tenang Tan, Raymon gak akan tau, gue janji” kata Jenny meyakinkan.
“tapi kok  bisa-bisa nya lo langsung nyodorin gue gitu?” Tanya Tania Penasaran
“Soal nya, dari tatapan mata nya, Cowok itu Suka ama Lo” Jelas Jenny dengan tampang serius.
“Ok, gue bakal lakuin buat hari ini aja , gue gak mau lanjut ke kesalahan berikut nya” kata Tania sedikit Ketus.
“Makasih Tania, Lo emang sahabat terbaik di dunia,,, Love You” Kata Jenny sembari memeluk Tania.
“Iiihh, apa-apan sih lo? Jangan peluk-peluk di depan umum ah..” Tania menjauh dari pelukan Jenny.
“Sorry, lupa, gue kira di rumah” kata Jenny dengan cengiran nya.
“Maaf lama, ni minuman buat kalian, oh iya, Jen, Gue boleh minta Waktu berdua gak sama Tania?” Tanya Ari
“Gak” “Boleh” kata Tania dan Jenny serentak , hanya saja beda jawaban.
“Lho, jadi, boleh gak?” Tanya Ari
“Boleh kok, lagian gue mau ketemuan sama temen kampus gue.” Kata Jenny lalu mencubit tanagn Tania.
“Jenny, ini udah keterlaluan, apa-apan sih lo?” Bisik Tania
“Udah, kesalahan nya lanjutin aja dulu, ntar juga gue ngaku kok” Bisik Jenny dengan sedikit penekanan nada.
“ehm, jadi boleh gak?” ulang Ari
“iya..iya sabar donk” Sambar Jenny.
Ari dan Tania pun pergi berdua mengelilingi taman, mereka terlihat akrab, Di lain tempat, Jenny mengusahakan agar Raymon tidak tau keberadaan Tania bersama laki-laki lain.
“Eh Ray, udah lama nunggu?” tanay Jenny
“iya Jen, mana Tania? Gue mau ngomong ama dia” Tanya Raymon
“ehm.. anu.. itu Tania lagii.. itu dia nggak bisa dating” kata Jenny
“Emang dia kemana? Padahal, gue mau ngabarin dia tentang keberangkatan gue besok” kata Raymon sedikit kecewa.
“Emang lo mau ke mana Ray?” Tanya Jenny
“Gue diterima kerja di perusahaan Singapura Jen, gue seneng banget!!” Kata Raymon Bersemangat.
“Surprise banget Ray, Congrats ya, ya ampun, pasti Tania juga seneng banget deh kalo dia tau, tapi dia harus nemenin sepupunya yang baru dateng dari Sumedang kemarin.” Kata Jenny mengarang cerita.
“hm,, udah, sampein aja salam gue buat Tania ya? Gue berangat dulu Jen, Bye, makasih udah dating nemenin gue nungguin pesawat take off” kata Raymon tersenyum manis
“Becarefull ya Ray, Sukses ya?!” Jerit Jenny
Ray hanya tersenyum dari kejauhan, dan melambaikan tangan nya kearah Jenny.
***
Malam ini Tania menginap di rumah Jenny, seperti biasa, Tania melihat Jenny yang sedang Chattingan dengan Ari, tapi kali ini, Tania harus ikut bicara dalam chattingan itu.
 “Tan, kok lo bisa-bisa nya ngomong kalo lo gak suka jalan-jalan di taman?” Tanya Jenny
“emang, Ari bilang apa?” Tanya Tania santai
“Dia bilang, dia masih bingung waktu lo ngomong kalo lo gak suka ke taman” gerutu Jenny
“Oh iya, gue baru inget, kalo tadi Ray berkali-kali nelfon gue, terus gue gak bisa ngangkat telfon nya gara-gara gue gak enak sama Ari” sambung Tania
“ups.. gue lupa, Ray pergi ke Singapura” ucap Jenny
“apa?!? Singapura? Dan gue gak tau sama sekali?” Gumam Tania
“Sorry tan, gue lupa tadi ngasih tau lo” ucap Jenny
“Ok, gak apa, gue bakal ngehubungi Raymon sekarang” Gumam Tania
Taniapun menghubungi Raymond an meminta maaf tentang tadi siang, karena dia tidak bisa menemui Raymon.
“Iya gak apa kok Tan, gue tau lo lagi ada keluarga jauh dating” Ucap Raymon dari sebrang sana
“Makasih ya Ray, lo udah mau ngertiin gue, sukses ya, jangan lupa kabarin gue” kata Tania mengingatkan pacar nya itu untuk tidak putus kominikasi.
“ehm, gimana nih? Udah lega ?” ujar Jenny nakal
“Ih, apaan sih, sana chatingan aja” Ucap Tania mendorong Jeny ke depan computer nya
“Gak ah, males, lo aja sana yang chatingan, gue gak ngerti” kata Jenny sewot
“Ih, gak boleh gitu, ntar gue bantuin deh, semangat Jenny” Celoteh Tania
Akhir nya Jenny pun meneruskan chatingan nya dengan Ari, walaupun awalnya Jenny tak mengerti apa yang dibicarakan Ari, tapi, Jenny mencoba mencari topik baru untuk dijadikan bahan perbincangan baru.
***
Sudah satu minggu Raymon tanpa kabar, Tania jadi uring-uringan, Jenny bingung bagaimana menghadapi sahabat nya ini, Jenny juga pusing, beberapa kali Ari mengirim e-mail mengajak jalan. Akhirnya Jenny putuskan mengajak Tania jalan bersama Ari besok, tanpa sepengetahuan Tania, Jenny menghubungi Ari agar dating ke Fort Court Jam 09:00 pagi.
“Jen, makasih ya bawa gue refreshing” kata Tania menyeruput jus alpukat nya
“iya sama-sama Tan, “ Jenny memperlihatkan cengiran lebar nya.
Tiba-tiba seseorang dating dari belakang menutup mata Tania dengan mesra,
“ih, siapa sih? “ Tanya Tania penasaran
“Ayo tebak siapa?” Tanya nya
“Raymon?” Tanya Tania
“Raymon? Siapa? “ Tanya nya
“Lo siapa? Jangan becanda gini ah Ray” Ucap Tania
“Princess Mooi09, ini gue” bisik nya
“Ari?!?” Tanya Tania kaget
“aha, bener banget my princess” ujar Ari sambil memberikan boneka beruang berwarna pink.
Jenny hanya senyum-senyum gak jelas, Sedangkan Tania mengangkat alisnya menandakan tak mengerti apa yang sedang terjadi saat iini.
“yuk jalan?” ajak Ari
“ Jalan? Ajak Jenny ya?” Ucapa Tania
“Ehm, kayak nya gue ada janji sama .. itu sama Bagas deh mau nyelesain laporan hari ini” kata Jenny lalu meninggalkan Ari dan Tania
“Jen , tunggu!!” Tania menahan Jenny
“Sorry Tan, ini emang salah gue, tapi, plis, tutupin kesalahan gue?!” Jenny meningalkan Tania begitu saja.
Ari mengajak Tania jalan-jalan, awal nya Tania masih murung, tapi, ternyata, Ari mengajak nya memasuki GRAMEDIA, mereka mencari buku yang asyik untuk dibaca.
Ari juga mengajak Tania membeli eskrim di jalanan, mereka menyusuri jalan dengan motor Ari yang keren. Tania merasa senang hari itu, terlebih, perhatian Ari saat memberinya kejutan Balon yang ia beli khusus warna kesukaan nya.
“Tan, boleh minta nomer Hp lo?” Tanya Ari
“ok, catet ya? 08990399****”
“wah, suka banget ya sama angka Sembilan? Kenapa nih?” Tanya Ari
“Iya donk, ini tanggal kelahiran plus bulan kelahiran gue” Ujar Tania dengan senyum mengembang dari bibirnya yang mungil.
“Lo kalo senyum cantik banget Tan” Gumam Ari
“Apa Ri?” Tanya Tania yang sedang asyik memainkan balon-balon yang ada didekat nya
“gak, gue Cuma bilang, lo itu cantik” kata Ari memandang Tania dengan tatapan yang teduh.
“hahaha, bisa aja lo gombal.. “ kata Tania sambil memakan eskrim nya
“Tan, sini deh” panggil Ari
“kenapa?” Tanya Tania heran
Tiba-tiba Ari mengelap sisa eskrim yang bersisa di dekat biboir Tania, ia menghapus noda itu dengan lembut, membuat wajah Tania yang putih menjadi merah seperti dijemur dibawah terik matahari, padahal, saat itu, sudah pukul 17:00 sore.
“Eh Ri, udah sore nih, pulang yuk?” ajak Tania mencairkan suasana
“oh iya ya, gue hampir lupa” kata Ari lalu mengambil motor nya diparkiran.
 Aripun mengantar Tania pulang kerumah, tak lupa Ari memberikan setangkai mawar putih untuk Tania.
“hah? Mawar putih?” Tanya Tania
“iya, kata orang, itu tanda nya sahabat” Ungkap Ari
“Oh, gitu ya, gue masuk dulu ya?” Kata Tania lalu masuk ke dalam rumah nya.
Malam ini seperti nya bintang dan bulan begitu bersahabat dengan Tania, mereka memberikan senyuman nya yang terindah, Tania menatap langit dengan hati yang riang dan gembira, ia tak mengerti apa yang ia rasakan. Hari ini Tania merasa kalau waktu nya tidak terbuang sia-sia, ia merasakan sesuatu yang aneh saat ia berada di samping Ari.
Tiba-tiba Tayor swift dengan Love Story nya bernyanyi, membuyarkan lamunan Tania, Segera ia menyambar Handphone nya di atas emari.
“Halo?” sapa Tania
“Hai Tan, agi apa nih?” Tanya Ari disebrang sana
“Lagi ngeliatin  bintang ama bulan aja” jawab Tania
“Kok sama? Jangan-jangan kita jodoh ya?” Kata Ari
“Ih,, gombal” Tania tersenyum dibalik handphone nya
“siapa yang gombal, gue Cuma nebak aja, mungkin kita emang jodoh” celetuk Ari
“ihh.. Ari, apaan sih, gak lucu” kata Tania yang kai ini tertawa lepas
“Yah, ketawa dia, ehm, udah duu ya, night…” Kata Ari mengakhiri perbincangan mereka.
Tania pun melompat kegirangan di kasur nya, ia kegirangan, dan pada akhir nya ia bingung apa yang membuat nya senang saat itu, tapi sepertinya ia tahu, ia sedang JATUH CINTA.

***
“Raymon?” Tanya Jenny yang kaget melihat kedatangan Raymon
“Jenny..” Panggil Raymon setengah berlari mendekati Jenny
“Kok lo?”
“SURPRISE!!!” kata Raymon tersenyum lebar
“wow, gue bener-bener kaget, tapi kok lo gak mampir ke rumah Tania?” Tanya Jenny heran
“Itu yang mau gue omongin, Tania gak pernah angkat telpon gue, bales sms aja kadang-kadang di bales, emang Tania sibuk apa  ya Jen?” Tanya Raymon sambil mengangkat koper nya.
“Ehm itu, gue gak tau juga, dia gak pernah ke sini lagi” kata Jenny merahasiakan kesalahan nya.
“Jalan yuk?’ ajak Raymon
“ok, “ Jenny dan Raymon pun berkeliling di taman kota.
Tak sengaja Jenny melihat Tania sedang bergurau dengan Ari di taman yang sama, Jenny angsung mengambi tindakan, ia mengajak Raymon ke Pondok tempat memesan es krim, tapi, tak diduga, Tania dan Ari akan memesan es krim juga, Jenny bingung, iapun mendekat ke arah Raymon agar tidak melihat Tania dan Ari yang berjalan menuju pondok eskrim.
“Ray, bisa beliin gue burger disana gak? Gue aper banget nih” kata Jenny meminta Raymon ke pndok sebrang.
“Ok, o tunggu di sisni ya?” Raymon pun perge ke pondok sebrang untuk membeli hamburger yang diminta Jenny.
   “Jenny? Kok tumben lo ke taman?” Tanya Tania
“iya, gue lagi boring aja” kata Jenny
“Eh , Jen, kita jalan duluan ya?” kata Ari yang dating tiba-tiba.
***

Sudah satu minggu Raymon pulang ke Indonesia, tapi ia sekarang lupa menghubungi Tania kembali, hari-hari nya penuh dengan Jenny, Raymon pun jatuh cinta lagi, Jenny yang sudah lama menyukai Raymon, terkejut mendengar pernyataan Raymon, bahwa ia mencintai Jenny.
Tania yang bersama Ari menjadi lupa kalau ia masih berpacaran dengan Raymon, tapi, kalau cinta mau bagaimana lagi, Tania pun menerima cinta Ari yang baru dua hari yang lalu diungkapkan nya.
Saat bertemu ditaman yang sama, Raymon melihat Tania bersama Ari, sebenarnya Raymon tidak cemburu, tapi ia ingin meminta penjelasan dari Tania yang telah lama hilang.
Jenny ikut angkat bicara, ia menceritakan semua dari awal, berawal dari kesalahan kecil yang ia buat, menjadi sebuah kesalahan yang begitu besar, ia meminta maaf pada Ari, Tania, dan Raymon, tentu nya, karena mereka telah memiliki perasaan yang berbeda, merekapun memaafkan Jenny, dan kembali menjalankan hari-hari mereka seperti biasa dengan pasangan yang berbeda.
Ari bersama Tania, dan Jenny bersama Raymon, mereka melakukan double date, dan sharing satu sama lain. Tanpa ada pertengkaran ataupun kecemburuan. J
THE END