Jumat, 31 Januari 2014

Journey of Indralaya

Selamat sore para readers yang tak terlihat.. rasanya sudah begitu lama saya tidak mngisi sebuah postingan konyol dan berwibawa seperti biasa nya..
Kali ini saya hanya ingin membuat sebuah postingan yang mungkin akan sedikit membosankan karena saya akan bercerita tentang perjalanan saya diinralaya bersama sohib saya yang layaknya seperti seorang preman pasar sang kepala suku Teknik Komputer B, Ayuni Purnamasari.
Diawali dengan pagi yang begitu cerah dangan sangat indah dan menawan. Kami berlari merangkak menuju unsri untuk menaiki sebuah angkutan umum yang biasa di sebut TM.
Lupakan masalah jalanan yang membosankan itu. sampai di indralaya saya seorang diri nan bersedih ini sangat awam terhadap universitas yang luas nan lebar ini jadi saya seperti orang yang agak linglung saat berada disana persis gaya seorang maba yang sedang ingin daftar ulang, padahal aseli nya udah masuk semester 4. disana saya dengan pasrah nya dibawa angkot menuju gerbang luar unsri dan saat itu sang pahlawan kesiangan, siapa lagi kalau bukan ayuni langsung berbisik pada supir angkot " mang kami ni nak ke perpus" dan sang mamang bilang " oi dek ini ni nak keluar ngomong dari tadi cubo" lallu angkotpun memutar arah fast and farious *yang ini adalah rekayasa* kami sampai didepan perpus dan mencari footkopian sekian, kami tidak menemukan fotokopian karena kami malu2 lasuk ke perpus *emang didalem perpus layo ado e fotokopian?* nah sudah ...
singkat cerita bagaimana bisa alhasil sgala berkas sudah difotokopi dengan baik *ceritanya lagi ikutan ngusul beasiswa*
yang terakhir dari journey ini adalah m,engejar BUS .. ayuni dengan semangat nya yang kuat dan hebat memperebutkan kursi bus yang ksong melawan para lelaki tangguh, alhasil kami erdua bisa pulang dengan selamat. walau gaya kami masih seperti orang linglung ... :D sekian..

Jumat, 13 September 2013

JUMAT BERKAH :D


Terdapat tiga onggok daging yang dapat berdiri tegak dengan bantuan tulang dan urat serta darah, ya sebut saja mereka adalah anak manusia yang sedang berdiri berusaha bangun pagi.
Tiga anak gadis ini memulai “Jumat Berkah” mereka saat melaju dengan santai menuju sebuah universitas negeri yang ada di dalam negeri pempek nan jauh disana, ketiga anak ini mulai berjalan saat jarum jam menunjukkan pukul 08:00 WIB dan seharus nya mereka sudah berada di kelas saat itu, tapi karena sangat santai, akhirnya sepuluh menit kemudian mereka sampai dan mengetahui dosen telah mulai berkoar-koar di dalam kelas.
Dengan wajah tanpa dosa tiga onggok dging ini masuk kelas dengan santai dan mengembangkan senyum pada sanhg dosen, dan disini lah “Jumat Berkah” mereka dimulai.
Tiga anak gadis berwujud manusia ini mempunyai nama, sebut saja, yuyun,riri dan siapa lg kalau bukan saya sendiri, kami menyusuri mata kuliah pagi itu dengan sedikit mengantuk.
Disaat kedua teman yang tepat berada disamping saya berusaha focus dan sok serius memperhatikan sang dosen, mata ini yang jelalatan berpetualang menerjang rasa kantuk dengan memandangi seisi kelas, mula-mula mata ku berputar antusias dan seakan menginjak rem dengan reflex. Mata ini tertuju pada sebuah kursi, tepat nya dibawah kursi, ada apa disana?? Itu lah jumat berkahku, aku melihat selembar uang Rp.50.000,- yang digulung bersama uang Rp.2.000-an.
Sesaat terbesit pikiran ingin mengambilnya, karena masih pagi, aku berusaha menerjang rasa semangat juang tuan krabs itu, lalu aku memanggil yuyun.
 
“Yun, panggilke mb’ itu tolong?”
“ngapo ma?”
“itu nah duet nyo jatoh”
Sesaat yuyun menatap mata ku penuh antusias, dan sepertinya tuan krabs merasuki nya juga, tapi karena kami adalah anak yang baik dan tidak sombong, jadi kami memanggil mb’ yang duduk disana.
“mb…”
Si mbak pun menoleh dengan penuh tanda Tanya.
“ngapo dek?”
“itu mbak, duet nyo jatoh di bawah kursi”
Iyap, uang pun akhir nya kembali pada pemilik asli nya, begitu baik nya kami pagi itu..
Setelah hampir satu setengah jam mendengarkan dongeng dari dosen, kami berencana makan di sebuah tempat yang biasa di sebut kantin. Kantin itu menyediakan bermacam-macam jenis makanan, kantin PAP, terkenal karena sesuai kantong mahasiswa.
Kami duduk di tempat biasa kami nongkrong (gaya nyo be, padahal jarang-jarang nk nongkrong).Lanjut riri mengeluarkan uang yang tersisa didalam dompet..
“selembar, duo lembar, tigo lembar, empat lembar, tambah limo ratos”
Aku mengeluarkan dua lembar uang + delapan ratos rupiah
Ayuni alias yuyun mengeluarkan uang dua lembar + duo ratos perak hhhahah
Lanjut.. “jadi duet kito ni Cuma duo poloh Sembilan ribu , nak makan apo kito?” aku bertanya
“gado-gado, nasi ayam sop, nah minum kan Sembilan ribu cukup be tigo” kato riri tu kan..
Sesudah memesan makanan yang akan kami lahap, kami mulai ngerumpi, tapi tiba-tiba ayuni berbisik…
“oi ado duet wong jatoh , “
“mano?mano?” aku sm riri ngeliat ke wong didepan kami,
“nah tigo poloh ribu pulo, laju beli bakso kito” kato aku
“nah ambek lah ma” kato ayuni yang matonyo mulai ijok
“lajulaah lajulah” riri pulo ndukung  nian
Aku pun berpindah tempat duduk tepat di belakang sesosok lelaki yang kurus dan menjatuhkan uang nya itu.
“sreeeeeeetttt,” kaki aku mulai beraksi
“breeeett”ku tarek duet tadi tepat di bawah meja kami, lajuuu ayuni nutupi duet itu riri ngambek nyo dak lupo kami langkahi 3x kareno biar jd hak milik (jgn ditiru e gawean kami ni? Ini jumat berkah buat kami)
“agek itu duet cowok ini oi?”
“aii, jingoklah agek, kito pesen bakso dulu”
Riri pun memesan bakso, karena uang yang kami temukan telah dibelikan semangkuk bakso enak nan pedas, jadi tidak mungkin uang itu kembali lagi. Masih tersisa dua puluh ribu.
“ambeklah duo poloh ribu itu ma?” kato riri ni kan
“agek ri, agek njela punyo wong ini dio nyari duet nyo, dak lemak kan” kato aku sok baek tadi
“naah iyo jugo, kalo dio dak nyari duet nyo agek baru kito ambek” kato ayuni
Tak lama, kami makan sambil ngerumpi again, setelah perut begah bakso masih setengah, dan segelintir ketawa-ketiwi mengiringi kami makan, orang yang tepat didepan kami pun membayar makanan, riri berbisik member kode kepada kami, dalam hitungan ketiga cowok didepan kami bergumam hahhaha
“Mano duet aku eeh?”
“nah kemano? Kalu jatoh dak?” sahut kawannyo
“nah mano lah ye,,, kalo dak duo poloh , tigo poloh tadi duet aku tuh,” beberapa detik kemudian
“nah ketemu, duo poloh…”
“ehh perasaan aku ado sepoloh lagi,MANO LAH YE? LIAT DAK? OH DAK LIAT EH, YO SUDAH” (kata-kata yang dicapslock dibaca dengan toak ) hhhahah
Lah jauh budak tadi tuh ye, kami ketawo lepas  bisik-bisik tadi buyar jadi ketawo yang tebahak-bahak oleh ulah kami betigo tadi, tapi dak lamo kami duduk di sano kami nak langsung bayar be minum sm nasi tadi dari pada wong tadi balek lagi hhahah.
Setelah selesai makan dan tertawa dengan lepas, kami memriksa hpmasing-masing saat itu seorang sohib menelpon .
“Dimano kamu?’
“kami di PAP di, ngapo?”
“aku nak nraktir kamu, sesuai janji aku, kamu ngapoi di PAP?’
“abes makan nah”
“nah awak aku nak nrakter kamu di PH”
“nah laju di laju payo makan di PH”
Dak lamo aku manggil ayuni sm riri.
“Ri, yun, payo ke diplokom, aldi nk nrakter PH , laju JUMAT BERKAH nian ini”
Ya… lanjut kami menuju PH , kalo dak tau PH yo PIZZAHUT nah a idem -____-..
Kmi makan dengan lahap , puas dan sampai perut begah hamper pecah, hhahhaa, Riri dk napsu nian makan karena eh karena Riri galau tidak jadi jalan bersama sang pacar .. sorry nian ri e, gara-gara makan samo kami laju dak jd jalan…
Nah e, sudah makan kami kekenyangan, carol ah, duduk-duduk dulu benter , poto-poto jugo lah untuk ngancak ke wong agek.. wkwkwkwk, barulah kami pulang dengan keadaan perut yang hamper meledak dan mata yang sangat mengantuk…. Itulah hasil JUMAT BERKAH KAMI, MAKAN GRATISS ALA TRIO ONGGOK DAGING MANUSIA… hhahahah see you guys.. kalo ado pengalaman yang penuh berkah lagi agek aku kabari, oke??? :p 

Senin, 27 Mei 2013

ketika...

Ketika kita menyukai seseorang karena allah,maka jadikan rasa suka itu sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik, menjadi lebih semangat dalam menjalani kehidupan.
Ketika kita sibuk dengan urusan duniawi, jangan pernah melupakan allah di dalam kehidupan kita..
Ketikakita mencoba menjadi lebih baik, mungkin akan ada hambatan, namun kita harus selalu berusaha..
Ketika kita mencapai titik akhir krsabaran, kita harus berusaha lebih sabar dalam hidupkita, sehingga kita benar-benar bisa menang dari perasaan marah..
Ketika kita mengabaikan nasehat apa yang datang padamu, kau akan menyesal saat nasehat itu telah kau abaikan begitu saja... :)

Rabu, 22 Mei 2013

C I N T A

hai para readers yang gak terlihat, sama kayak yang nulis gak keliatan nih siapa orang nya hahha..
kali ini gue mau nulis tentang C I N T A.. why? because something in this world bring me to talk about it..
someone who can tell me what about waiting, smile , cry, laugh, and missing something...

Cinta itu adalah sebuah kata yang sederhana, mempunyai banyak makna, dan sulit untuk diucapkan dengan kata-kata.. sebuah arti yang manis dan pahit mewakili kata itu...
Cinta itu sederhana, sesederhana aku bertemu dengan mu tanpa isyarat apapun, tanpa mengharap apapun, tanpa tahu kapan datang nya, tanpa tahu berapa lama waktu berjalan, tanpa tau kapan perbincangan selesai, tanpa tau akan kemana setelah ini.
Cinta itu membawa pada kebahagiaan, tetapi kadang membawa duka..
seseorang berkatab padaku, bahwa cinta itu hanya manis di awal dan pahit di akhir, jika kita tidak menemukan pribadi yang bisa membuat kita sempurna, smua itu hanya waktu yang menjawab..
Terkadang, seseorang kita cari ada di depan mata, tapi kita terlalu terpaku pada orang yang kita incar saat itu,Terkadang seseorang yang mengerti kita ada di depan mata, masuk ke dalam kehidupan kita, tetapi kita terpaku pada seseorang yang kita sukai pertama kali, ya, kita sering kali terpaku pada org pertama, sehingga orang kedua, ketiga dan yang lainnya yang datang dan mengerti dengan keadaan kita, kita abaikan begitu saja..

Itulah cinta, ketika kamu membuka hatimu dengan kebahagiaan, maka cinta akan datang membawa kebahagiaan penuh kasih sayang.. kamu akan tau betapa indah nya cinta jika kekurangan masing-masing bisa saling menutupi...
-emma widiya-

Rabu, 12 Desember 2012

Happy Twelve day :)

hai.. hari ini tanggalnya cantik ya??
banyak orang yang jadian, banyak yang nikah, banyak juga yang lahiran, tapi kira-kira banyak gak yah yang putus??? hahaha :D

eh iya, ngomong-ngomong, nih gue mau curhat dikit..
hmm.. gue lagi seneng lho, dapet surprise dari bokap yang dateng ke kosan gue nih :D
duuhh seneng banget ;;)
ehm.. btw and the busway nihh..
ini kebetulan banget lho..
tadi pagi gue nonton ramalan zodizc gue, LIBRA , bunyinya "Kamu harus mendengarkan masukan dari orang di sekeliling kamu.." nah baru aja nih gue denger waktu sore nya, temen gue bilang, Kelakuan lo itu kayak anak kecil padahal lo udah gede, gmana cowok mau suka sama lo? -__-..
gimana ya? tapi inilah sifat gue? mau gue ubah? buat apa gue ngubah sifat gue?
toh gue juga mau nya orang itu nerima gue apa ada nya, bukan ada apa nya..
ini juga kalo ada yang beneran suka sama gue, bukan sebagai pelampiasan ataupun karna gak ada cewek lain -___- *miris banget*

oke, gue juga gak suka banget sama cowok manja, ughh!!! gak banget deh sama cowok manja !!!
ehm.. nih buat temen gue yang ngasih masukan tadi, makasih banget yaahh :)
gue mau open minded dlu..
nah ada lagi yang ngasi masukan ke gue, jangan terlalu baik sama orang..
tapi gak bisa, inilah gue, gue baik karena gue orang nya gak tegaan :)
jadi tergantung orng itu menyikapi kbaikan gue :)

oke guys.. cukup tau aja yah??
gue juga cukup dsini aja ;;)

Senin, 26 November 2012

demi sahabatku :)


Mungkin aku akan merasa bahagia jika sahabat ku bahagia,
Tapi aku tak tahu, apa ini sama atau berbeda, kesedihan yang kurasa, bisakah ku ganti dengan senyuman??
Sebuah rasa cinta bisakah kuganti dengan rasa biasa saja?
Sebuah pertemuan yang tak disengaja, bisakah ku jadikan Musnah begitu saja?
Sebuah pandangan pertama yang membuatku bahagia. Bisakah ku jadikan sebuah pengalaman?
Andai aku bisa memutar waktu, aku tak ingin bertemu dengan nya, yang membuatku bingung dengan semua ini, membuatku bimbang akan semua perasaan yang sedang kurasakan.. J
Ku jelajahi sang waktu dengan cara ku, ku tinggalkan semua ego-ku ..
Hanya demi kau sahabatku.. J

Matahari menyambut pagi ku dengan senyuman, para burung menyapa ku dengan nyanyian merdu nya, pelan-pelan ku hirup udara segar dari pohon cemara yang ada di depan rumahku. Pohon-pohon itu pun tak berhenti memasakkan oksigen untukku, dan sebagai ganti nya, aku memberikan mereka nutrisi yang khusus, agar mereka merasa nyaman berada di taman ku .
Kulihat para pemuda dan pemudi melakukan kegiatan mereka, yaitu jogging pagi, beberapa orang tua pun ikut berlari-lari kecil guna menyehatkan tubuh mereka. Aku membalikkan tubuhku, dan bergegas menuju kalender yang ada di sebelah frame photo ku.
“Sembilan maret, hari ini ada janji sama Keyla buat jalan-jalan ke taman “ gumam ku
Aku bergegas menuju kamar mandi, dan membersihkan tubuhku dari ebu-debu yang menempel. Setelah mengeringkan rambut, aku mulai berdiri didepan lemari memilih dan memilah pakaian, mix and match blues dengan jeans biru , serta memakai cats biru, lalu aku berdiri didepan kaca, merapikan rambutku, menguncir nya menjadi satu, memakai make-up sewajar nya, dan tak lupa menarik tas tanganku juga handphone yang sudah bertengger di depan lemari.
Ku tekan beberapa tombol dan segera ku telepon Keyla.
“hallo key, jadi kan pagi ini kita ke taman?” Tanya ku dengan nada ramah
“taman? Hari ini? Benter deh Shil, gue liat kalender dulu” jawab Keyla dengan suara berat
“Key, jangan bilang kamu lupa lagi?” Tanya ku
“Ups… sorry Shilla, gue lupa lagi !!!!” teriak Keyla
“yah Keyla, gimana sih ? kan kita uah sepakat?”
“Iya Shil, Lo tunggu gue ditaman, ntar 10 menit lagi gue kesana” Kata Keyla mayakinkan
“Oke, aku tunggu kamu di taman, buruan ya?” Jawabku, lalu menutup telepon.

Aku mengemudikan mobilku  menuju taman kota, ternyata disana sudah ramai, tak heran jika taman ini ramai, karena hari ini adalah hari sabtu, weekend nya anak muda juga orang tua. Terlihat danau yang baru dibuat di sudut  taman, aku mendekati danau itu. Sebuah perahu kecil sedang mengintari danau tersebut, dari kejauhan aku melihat nya, saat ia menoleh, aku merasakan hal yang aneh. Dia menatapku dan tersenyum padaku.
“Apa dia senyum untukku?” gumamku dalam hati
Aku melihat kesekeliling, tapi benar-benar kosong, tak ada seorangpun selain kami berdua, ia datang dan mendekatiku, membuatku gugup saat itu.
“Hai?? Apa Lo mau naik perahu ini? Danau nya bagus lho” ucap nya
“hah?? i..iya” betapa bodoh nya aku menjawab dengan gugup dan muka datar.
“ok, selamat berkeliling danau” dia meninggalkan ku, sebelum aku mengetahui nama nya, tapi aku benar-benar membisu, tak tahu ingin berkata apa .
“Tuhan, apa ini yang nama nya FIRST SIGHT?” Tanyaku dalam hati
Tapi, tiba-tiba semua angan-anagn ku hilang, karena sebuah suara memngagetkan ku.
“SHILAAAAAA!!!!!!” Teriak Keyla
“apa-an sih key? Gak pake teriak berapa?” kataku sewot
“Lo tuh ngelamun aja, gak tau apa gue udah manggil lo dari tadi?” omel Keyla sambil manyun
“Iya-iya maaf key, aku gak denger, abis danau nya cantik banget” jawabku.
Aku dan Keyla pun mengabiskan Weekend kami berdua, dengan menjelajahi taman kota dan super market terekat.
Aku dan keyla adalah sahabat, dari kelas 1 SMA, kini kami telah beranjak ke kelas 3 SMA, walaupun kami dari SMP yang berbeda dan dari kota yang berbeda, aku dan keyla bisa bersahabat dan kompak.
Keyla lebih teledor dari pada aku, hahaha, persahabatan kami begitu kocak, seperti SPONGEBOB dan PATRICK yang selalu ada dalam keadaan apapun.
Setiap hari, kami isi dengan sebuah cerita yang seru, tak lupa tentang curhatan kami jika sedang sedih ataupun sedang jatuh cinta. “ups, aku lupa bercerita pada keyla tentang cowok di danau tadi”
Aku pun bergegas menyambar handphone ku dan menelpon keyla.
“Hallo Shil, kenapa?” sapa keyla di sebrang sana
“Key, aku mau cerita nih, tadi waktu di danau, aku ketemu cowok keren abis, tapi, kayak nya aku langsung suka gitu, soal nya tadi aku sempat gugup waktu deket dia” celotehku panjang lebar
“Wah kayak nya itu FALL IN LOVE AT THE FIRST SIGHT  deh Shil” kata Keyla
“Benern Key?” tanyaku
“Iya beneran Shil” kata Keyla meyakinkan
“Ya ampun Key, aku seneng bnget kalo bisa ketemu dia lagi” guamam ku
“Yah, semoga lo bisa ketemu lagi, dan lo harus kenalin dia ke gue!!” paksa Keyla
“Ihh, apa-an sih lo key, tau nama nya aja nggak “ kataku lemas
“yah, lo sih suka grogian gitu”
“Eh, kali ini beda key”
“iya gue tau first sight kan?” ejek keyla
“ih keyla, awas aja kamu ya” kataku sembari menutup telepon.
***
Hari Rabu ini ada pertandingan basket di SMA ku, kami mengundang SMA lain untuk melakukan pertandingan persahabatan. Aku adalah anggota KARYA ILMIAH di sekolah, jadi aku harus menyiapkan laporan tentangb pertandingan, sedangkan Keyla bersiap-siap berlatih, karena keyla adalah anggota CHEERLEADER.
Pertandinganpun dimulai, aku memperhatikan dnegan seksama, kutulis nama-nama pemain tim basket itu, dan tak lupa ku foto mereka satu per-satu.
Aku kaget saat tau orang yang bertemu denganku didanau itu adalah anak SMA Berlian, yang akan bertanding dengan SMA Ku hari ini.
Pertandingan dimulai, aku harus focus pada pertandingan, tapi mataku masih saja melirik orang itu, dia benar-benar mengganggu konsenku, tapi aku sangat senang bisa melihat nya lagi.
Saat au ingin mewawancarai para pemain, aku melihat orang itu, ku Tanya pada salah satu pemain
“ehh boleh Tanya gak?” Tanya ku
“Tanya apa?”
“cowok itu siapa ya?”
“ohh dia itu Rizky Pratama, Ketua tim basket kita” jawab nya.
“oh iya, makasih ya” kataku emninggalkan orang yang kutanya tadi.
Niatku adalah mewawancarai Rizky, tapi aku melihat Rizky sedang emndekat kearah Keyla, dan benar, Rizky mendekati Keyla.
Aku mengurungkan  niatku untuk mewawancarai nya, aku malu kalau Keyla akan ceplas-ceplos. Walaupun Keyla tak tau bahwa Rizky itu first sight ku.
Ku lihat Keyla dan Rizky sangat akrab dalam waktu sekejap,apa mereka adalah teman sebelum nya?? Aku hanya bertanya pada batin ku.
***
Hari ini kami  para siswa siswi diharuskan datang ke Gedung olahraga  untuk menonton dan memberikan support kepada para pemain basket.  Walaupun hari ni adalah hari minggu, ternyata banyak para siswa dan siswi yang rela hari libur nya disita untuk mensupport para pemain basket.

Pertandingan semakin seru, sudah 2 minggu pertandingan spersahabatan diadakan dan hari ini adalah final nya, keyla dan aku tak sempat untuk berbagi cerita, keyla sibuk berlatih cheerleaders. Sedangkan aku sibuk membuat laporan untuk dikumpul ke editor Karya ilmiah remaja.
Pertandinganpun selesai, aku telah mengirimkan sms ke keyla, untuk bertemu di taman belakang gedung, aku ingin bercerita panjang lebar dengan nya.

Aku menyusuri tangga , dan menuju taman belakang. Kulihat Keyla sudah ada di sana, tapi, saat aku ingin mendekat dan memanggil nya, seseorang datang menemui Keyla.
“Keyla?? Rizky??” Tanya ku dalam hati
Aku begitu penasaran dengan obrolan mereka, aku mencoba mendekat dan bersembunyi di balik pohon, dan suara mereka pun terdengar sangat jelas.
“ehm, key, lo lagi ngapain disini?” Tanya Rizky
“Gue lagi nunggu sahabat gue, Shilla”
“oh, orang nya belum dating ya?”
“iya ky, gue gak tau nih dia dimana”
“kalo gitu, gue temenin ya nunggu nya?”
“ehm.. boleh”
“Keyla, gue boleh jujur?”
“boleh lah” kata keyla menatap risky serius
“Gue suka sama lo key, waktu pertama ketemu sama lo” Ungkap Rizky
“apa?!?!?! Rizky nembak Keyla?” aku tertegun, hati ku terasa sakit, dad ku sesak, dan aku hanya bisa terdiam di balik pohon itu sambil menunggu jawaban Keyla.
“Rizky, Lo serius?” Tanya Keyla
“Iya key, gue serius”
“ehmm.. sebenernya gue juga suka sama lo Rizky.”
Petir menyambar langit-langit, hujan pun turun secara perlahan, tak lama air mataku larut dalam hujan yang sangat deras dan aku ikut menyaksikan Rizky yang melindungI Keyla dengan jaket nya.
Aku ingin sekali menemui mereka, tapi hatiku terlalu sakit, aku tahu azku bukan siapa-siapa Rizky, Aku tahu, aku tak berhak cemburu dengan sahabatku itu, Keyla gak tau apa-apa. Ini bukan salah Keyla ataupun Rizky, ini hanyalah urusan waktu yang seharusnya ku putar.
Aku berharap bisa memutar waktu kembali dan tidak bertemu dengan Rizky. Ku biarkan mereka bahagia, aku hanya bisa memulihkan lukaku walau luka ini tercoreng oleh sahabatku.
Demi sahabatku, aku harus merelakan perasaanku tertutupi tanpa ia mengetahui nya.
Ku biarkan kisahku ini menjadi rahasia ku, tanpa ada yang tau, termasuk SAHABATKU J
THE END J

patutkah aku melihat :)


PATUTKAH AKU MELIHAT?
Pagi yang terasa sejuk itu, membuatku terbangu. Perlahan aku mengambil tongkat ku, aku meraba di sekitar meja belajar dan akhir nya aku temukan MP3 yang ku putar memlalui speker, pagi itu, aku di temani oleh Celine Dion dengan senandung nya – To Love You More. Aku mengikuti alunan lagu itu, aku menari kesana dan kemari, mungkin sudah 4 menit aku bersenandung, akhir nya aku pun mempersiapkan diri untuk jalan-jalan, seperti biasa nya aku akan berkelana kemana kaki ku melangkah, walaupun mataku tak dapat melihat nya.

Setelah siap, aku meminta bantuan pembantuku untuk mengikatkan tali sepatu ku, aku pun siap pergi menuju taman kota, dikerumunan banyak orang aku berusaha meluruskan jalan ku, walau banyak orang yang menabrakku semau mereka, aku tetap bertahan menahan rasa sakit.
tapi, tiba-tiba seseorang yang mungkin badan nya tinggi dan besar menabrakku, aku tak kuat menahan tubuh ku, akupun jatuh, dan aku panik…!! Aku kehilangan tongkat ku.. aku mencari tongkatku, meraba jalanan ramai, tanganku sempat terinjak oleh orang- orang yang lewat di jalan raya menuju taman.
Aku gugup, tegang, kembali terbesit kejadian saat ada seseorang memukulku dengan kayu besar dari belakang, menghantam kedua mata ku, orang-orang itu adalah orang suruhan ibu tiri ku. Sejak saat itu, aku Divonis BUTA, aku tidak bias melihat apapu, semua kulakukan dengan bantuan sebuah tongkat yang selalu ada untukku.
Aku terbangun dari lamunanku, saat ada seseorang membantuku berdiri..
“makasih” kataku, aku menundukkan kepalaku.
“sama-sama” jawab nya singkat, aku merasa ia melihatku, aku pun mendongakkan kepala ku, dan aku berpura-pura melihatnya, walaupun sebenarnya pandangan ku gelap.
“kamu gak apa-apa?” Tanya cowok itu,
“iya, aku gak apa-apa kok” jawabku santai, aku meningglkan cowok itu, berusaha berjalan seperti orang normal,.
“tunggu” seseorang menarik tanganku.
“kenapa?” Tanya ku heran.
Aku merasa orang dihadapanku ini melambaikan tangan nya, aku sadar, dan cepat mengambil tindakan, akupun melambaikan tanganku dan menepis tangan nya.
“kenapa? Anda siapa?” Tanya ku cuek.
“Aku Adit, kamu?”
“Aku Regina, panggil aja Gina.”
“ngomong-ngomong, kamu..”
“Akuburu-buru, permisi” kataku langsung meninggalkan cowok itu.
aku bergegas, meraba apa yang ada di sekeliling ku, dan untung nya aku membawa handphoneku, langsung saja ku tekan nomor 3 yang tertuju pada nomer telepon rumahku, aku meminta supir untuk menjemputku.

***
Hari ini aku pergi ke Rumah sakit, disana aku menemui dokter Sari yang selalu membantuku untuk check up mata dan donor mata, Aku tak begitu berharap akan mendapatkan mata itu, tapi jika tuhan memberikan ku sebuah mata yang indah seperti dulu, aku akan berjanji untuk menjaga nya.
Selesai check up, aku berjalan mengikuti arah angin yang akan mebawaku. Tapi ditengah-tengah perjalanan ku, seseorang menarik tanganku.
“donor kornea mata, jumlah pendonor, dua orang, status kornea, masih di periksa” gumam seseorang,
aku kaget, “ balikin kertas itu” Bentakku.
“maaf, tapi, tadi ini jatuh dari genggaman kamu” gumam orang itu.
“udah sini kembaliin!!!” bentakku
“ok, santai Gina, aku Cuma mau nolongin plus bantuin kamu kok”
“Adit? Ngapain kamu disini? Kamu ngikutin aku?”Tanya ku heran.
“gak, kebetulan aja kita ketemu di taman ini.”
“aku buru-buru, tapi maaf, aku gak butuh bantuan kamu, makasih!!” aku meninggalkan Adit yang mungkin masih memandangku dengan pandangan heran.
***
Hari-hari ku mulai kacau, kenapa aku harus bertemu Adit, ia mulai sok kenal, dan aku terpaksa pulang cepat karena aku tak ingin dianggap lemah oleh nya, setiap berjalan, ia mencoba menuntun ku, aku tak mau terlihat lemah didepan orang – orang seperti Adit yang memandang remeh orang lain. Aku berusa pergi ke tempat sepi yaitu danau.
Disana aku menyendiri duduk di bebatuan pinggir danau. Aku melamun terhanyut dengan kisah masa lalu ku yang begitu meyedihkan, ibu dan ayah bercerai, 2 tahun setelah itu, ibu mennggal, ayah dan ibu tiri ku pun ingin tinggal di rumah warisan ibu, tapi tak bisa, ibu memberikan rumah itu pada ku, akhirnya, ibu tiriku berusaha membunuhku agar warisan itu jatuh ketangan nya, tapi tuhan berkata lain, aku sekarang buta, tapi aku tak akan lemah, karena aku yakin bisa menghadapi dunia ini sendirian.
“TUHAN, PATUTKAH AKU MELIHAT DUNIA MU LAGI?” Tanya ku dalam hati, aku ingin ekali melihat dunia seperti dulu, tapi, hanya tuhan yang tahu, apa aku pantas melihat dunia ini lagi?
Lamunan ku buyar ketika seseorang dating memegang tangan ku, “siapa kamu?” aku menjauh dari orang itu.” “ini aku,”
“Adit? Kamu lagi..!! aku lagi gak ada waaktu , aku pergi dulu” aku berusaha bangkit dan pergi meninggalkan Adit,
“orang ini tak ku kenal, tapi mengapa ia sangat peduli pada ku? Kenapa dia begitu antusias membantuku?” aku bingung sendiri oleh pertanyaan itu, terdengar suara mobil menderu-deru, itu berarti aku sudah dekat dengan jalan raya,
“Gina, aku.. aku Cuma mau bantu kamu,” triak Adit
“Sorry, Dit aku gak perlu bantuan siapapun, aku bisa.” Aku berjalan dengan cepat, sampai terdengar decitan rem mobil berbunyi, aku sempat merasa di dorong, dan aku memang terjatuh, terdengar suara yang ramai, aku meraih tongkatku dan mendekat ke suara itu.
“Kenapa? Ada apa ini,? Aku bertriak histeris” seseorang memegang pundakku, “nak, nama kamu Gina?” Tanya seorang ibu.”iya bu, saya Gina” Aku pun dipaksa berlutut dan tanganku dipeganga oleh sesseorang.
“Gin, sebener nya aku mau nolongin kamu, karena aku inget almarhum adik ku yang udah meninggal 2 tahun yang lalu, tapi, kalo kamu gak mau aku bantuin gak apa, Cuma, aku harap kamu terima donor mata dari aku.” Mendengar kata-kata itu, aku tak kuasa menahan air mata.
“Maafin aku dit, aku bener-bener gak tau, kamu jangan tinggalin aku ya?” bisikku.
“AMBULANCE DATANG!!!” Triak seseorang.
“Cepat bawa anak ini kerumah sakit..!!” aku ikut ke rumah sakit, dan menunggu hasil dari dokter, aku begitu ketakutan, sama seperti aku takut kehilangan ibuku dulu.
“Tuhan, kau harap kau menyembuhkan Adit, Aku lebih baik buta dari pada kehilangan seseorang yang menyayangiku” aku berdoa dalam hati ku, dan Tuhan langsung menjawab doa ku, Dokter keluar dan memanggil nama ku, aku dituntun masuk keruaang UGD. Betapa bahagia nya aku saat mendengar Adit hanya perlu istirahat untuk memulihkan tenaga nya dan menyembuhkan jahitan operasi nya.
Adit sudah sembuh, ia bersemangat seperti dulu, ia menjemputku dan membawaku ke Danau, kami berdua duduk di pinggir danau, lalu, Adit membisikkan ssesuatu pada ku,
“Gina, maaf, aku gak bisa kasih kamu mata, tapi aku janji, aku akan kasih kamu sebuah CINTA”
Aku terdiam tak lama , aku mengembangkan senyumku, “WALAUPUN AKU TAK BISA MELIHAT DUNIA KEMBALI, TAPI AKU BISA MENDAPAT CINT A YANG TULUS KEMBALI SEPERTI DULU”
THE END.